6.6.11

Pengusaha Jabar Lirik Pengolahan Sampah Organik di Batam

BATAM--MICOM: Pengusaha provinsi Jawa Barat berminat menggarap sampah di Batam menjadi sumber bio energi dengan menerapkan teknologi yang tepat guna.

Direktur PT Cipta Visi Sinar Kencana Sonson Garsoni menyebutkan teknologi pengolahan sampah menjadi bio energi telah diterapkan di Jawa Barat dan hasilnya sudah dapat dirasakan oleh masyarakat.

"Mengolah sampah menjadi energy listrik dan bisa dijadikan pupuk organik teorinya rumit, namun pada praktiknya hal itu sangat mudah dapat diterapkan di mana pun di Indonesia," paparnya, usai seminar Pemanfaatan Biomassa (Material Organik) Menjadi Bio Listrik dan Pupuk di Batam, Kamis (26/5).

Apalagi teknologi pengolahan sampah menjadi energi bisa diterapkan di kawasan terpencil di daerah pesisir yang ada di sejumlah kawasan di Batam seperti pulau-pulau yang sulit mendapatkan listrik.

Daerah-daerah yang telah diuji coba antara lain Cipondoh Tangerang, pesantren Internasional, di Indramayu, dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dia menjelaskan seperti di Cipondoh, diterapkan pada sebuah danau berisikan enceng gondok yang terdapat kafe di sekitarnya.

"Kita ubah enceng gondok menjadi energy yang ramah lingkungan. Dan bisa dimanfaatkan oleh kalangan dunia usaha, dengan biaya murah," ujarnya.

Khusus Batam, lanjut dia, banyak sarana fasilitas akomodasi seperti hotel dan restoran. Yang mana menghasilkan food waste (sampah sisa makanan) yang masuk kategori sampah organik.

Dengan alat yang berupa digester dan generator untuk mengolah dan membangkitkan listrik, hal itu bisa dilakukan.

Dengan syarat yaitu minimal kapasitas sampah organik yang dibutuhkan untuk menghasilkan listrik yang diperlukan sekitar 3.000 meter kubik atau 1 ton, dan sudah mampu menghasilkan listrik sekitar 5 atau 6 Kwh atau sama dengan 5.000 -6.000 watt per hari.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Rudy mengatakan Pemkot Batam mendukung upaya perusahaan Jawa Barat untuk mengubah sampah organik menjadi energi yang bermanfaat dan murah bagi masyarakat Batam.

"Masyarakat di daerah ini akan senang sekali dengan penerapan teknologi tersebut jika benar-benar akan diimplementasikan dalam waktu dekat, kami mendukung upaya itu," katanya. (OL-12) 

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/27/229171/21/2/-Pengusaha-Jabar-Lirik-Pengolahan-Sampah-Organik-di-Batam
Poskan Komentar